Thursday, April 4, 2019

Sepetik dari Kebudayaan Kudus

Hai teman-teman (^̮^) ! Kembali lagi dengan saya, sang pembuat blog indah ini (padahal b aja •_•). Hari ini, saya akan menuliskan sebuah artikel, sekali lagi, "sebuah" artikel. Jadi, yang akan saya bahas, sudah bisa kalian baca di judulnya. Kebudayaan yang saya ambil, ialah kebudayaan yang berasal dari sebuah kota, yang sering disebut dengan "kota santri". Ya, sudah menjadi hal umum kalau julukan itu diberikan kepada kota Kudus (di judul blognya juga ada:>).

Jadi, nama tradisi yang adalah sebuah kebudayaan di Kudus ini bernama Rebo Wekasan. Rebo Wekasan sendiri memiliki makna hari Rabu akhir. Rabu akhir di sini merupakan hari Rabu akhir pada bulan Safar menurut kalender lunar Jawa. Ritual Rabu Wekasan di Kudus ini, dilaksanakan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus. Tradisi Rebo Wekasan ini dijadikan sarana untuk rakyat Jepang untuk menangkal 'bala' atau hal-hal buruk.

Apabila dikelompokkan secara keseluruhan, tradisi ini dimulai dengan tradisi kirab budaya, dan diakhiri dengan pembagian air Salamun. Pertama-tama, ialah kirab budaya. Kirab budaya dimulai dari lapangan Kecamatan Mejobo, hingga Masjid Jami ' Al-Makmur. Dalam kirab tersebut, warga-warga desa Jepang mengeluarkan potensi aslinya, yaitu dalam bentuk: hasil pertanian yang subur, dan kerajinan bambu buatan rakyat desa Jepang yang sangat indah.

Kirab ini berlangsung dengan sangat ramai, dan sangat berwarna (atau beragam bila anda tidak paham v:). Para peserta kirab membawa dan mengenakan kostum yang masing-masing mencerminkan tentang kebudayaan mereka, sebagai contoh; pakaian adat Kudus (beskap n' blangkon) baik dalam gaya kuno, maupun gaya yang kekinian, kendaraan hias, gunungan hasil bumi, berbagai macam pentas, dan lain-lain.





Setelah berjalan sejauh 2 kilometer dari desa Jepang menuju Masjid Jami' Al-Makmur, mereka kemudian berhenti di masjid tersebut. Yak, ini adalah fase dimana peserta-peserta mendapatkan sesuatu :). Saat sudah semuanya terkumpul, maka diadakanlah pembagian air Salamun. Air ini dipercaya bisa menangkal segala hal-hal buruk, dan marabahaya, karena air ini berasal dari sumur kuno di masjid tersebut, yang dipercaya merupakan peninggalan tancapan tongkat seorang sunan, yaitu Sunan Kudus (Sayyid Ja'far Shadiq Azmatkhan).

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Juli Kasbiyanto, tradisi ini dimulai oleh seorang ulama bernama Ndoro Ali pada tahun 1925, dan bertujuan untuk mensyiarkan ajaran Islam dengan menyebarkan air Salamun tersebut.

Baiklah saya akhiri waktu saya di sini, karena memang segitulah penjelasan dari tradisi Rebo Wekasan di Kudus. Yaaah, sayang ya, saya harus left the server  (—‸—‶) . Tapi, tak apa, saya akan bertemu kalian lagi di artikel selanjutnyaaaaaaaa. Byeeeeeeeeee (ᵔᴥᵔ). Dan, jika ada kesalahan, harap bisa dimaklumi




Monday, April 1, 2019

It's Time to Learn

Hai teman-teman, kembali dengan saya, CloneBoi01 A.K.A Primus ^-^. Kali ini saya akan menuliskan sebuah artikel (yeeey V:). Dalam artikel kali ini, saya akan membahas tentang E-mail. Kalian tau nggak sih, apa itu Email. Mungkin banyak kalian yang sudah tau program ini, karena sebagian besar dari kalian telah menggunakan E-mail sebagai sarana untuk mengumpulkan tugas secara online.

Jadi, makna E-mail adalah surat atau pesan berupa format digital. E-mail mudah diakses di mana-mana, karena E-mail tidak memerlukan lokasi yang tetap, seperti surat tulis biasanya. E-mail juga bisa diakses berbagai gadget, dari komputer, laptop, hingga smartphone.

Nah, mungkin banyak dari kalian yang masih belum tahu cara kerja E-mail. Jadiii, cara kerja E-mail adalah sebagai berikut:

1. Penulis mengetikkan pesan untuk penerima,
2. Penulis mengirimkan pesan melalui E-mail client,
3. E-mail client pengirim akan mengirimkan pesan ke Mail Server,
4. Mail Server pengirim akan berkomunikasi dengan DNS untuk mencari Mail Server penerima,
5. Penerima mengakses E-mail client, dan kemudian pesan akan ditampilkan di monitor penerima.

Nah, begitulah cara kerja keseluruhan E-mail. Eits, belum selesai sampai situ. E-mail juga ada jenisnya, yaitu E-mail berbasis POP (Post Office Protocol), dan E-mail berbasis website. Yak, saya akan mengupasnya satu per satu.

1. E-mail Berbasis POP (Post Office Protocol)
Adalah E-mail yang berbasis POP (sama seperti judulnya :>). Penggunaan server POP, yaitu ketika pengirim mengirimkan pesan ke alamat e-mail penerima, pesan akan disimpan ke server POP terlebih dahulu, hingga penerima menghubungi server POP itu. Ketika penerima menghubungi server POP tersebut, e-mail akan dikirimkan secara bersamaan ke e-mail computer client penerima. Contoh program e-mail berbasis POP, antara lain:

1. Eudora
2. MS Outlook Express
3. Pegasus
Dan masih banyak lagi

Kelebihannya adalah penggunaan e-mail ini, tidak memerlukan waktu lama di internet, karena pesan yang dikirimkan bisa dibaca secara offline atau tidak tersambung dengan koneksi internet. Sedangkan kekurangannya ialah e-mail yang diterima tidak bisa dibuka di sembarang perangkat, sehingga harus melakukan pengaturan ulang terhadap perangkat perangkat yang digunakan untuk membuka e-mail berbasis POP tersebut. Selain itu, untuk menggunakan e-mail berbasis POP ini, pengirim dan penerima harus memiliki client mail, yang tentu saja merepotkan.

2. E-mail Berbasis Website (Web)
Nah, untuk satu ini, e-mail ini menggunakan berbagai website untuk mengaksesnya. Kalian tentu kenal suatu program bernama Gmail kan? Saya yakin kalian semua tahu, karena semua perangkat dengan salah satu program bawaan bernama Google akan memiliki program Gmail ini. Jadi, secara umumnya, e-mail ini harus dibuka melalui sebuah web yang menyediakan sebuah link untuk membuka e-mail tersebut, dan kemudian bisa mengaksesnya. Selain Gmail, ada beberapa program e-mail lain yang menggunakan sistem web ini, antara lain:

1. Yahoo (mail.yahoo.com),
2. Google (mail.google.com),
3. Hotmail (www.hotmail.com), dan
4. Microsoft Outlook (Outlook.com).

Kelebihan dari e-mail berbasis web ialah bahwa semua akses, dan fitur diberikan secara gratis, dan juga bisa mengecek e-mail di manapun dan kapanpun, sedangkan kekurangannya ialah untuk melihat e-mail harus dengan keadaan online, atau terhubung dengan internet, sehingga biaya yang dikeluarkan, lebih besar.

Kemudian, kita akan mempelajari tentang suatu hal yang berhubungan dengan e-mail, yaitu materi tentang e-mail forward. E-mail forward merupakan suatu fitur e-mail, dimana pesan yang diterima suatu akun, akan diteruskan ke akun lain yang diinginkan. Kelebihan dari fitur ini ialah, alamat penerima e-mail bisa disembunyikan, sedangkan kekurangannya ialah bahwa untuk menerima e-mail, tidak bisa langsung karena e-mail bersifat sementara dan harus mengulang, sehingga perlu waktu untuk pesan untuk sampai ke alamat akun e-mail forward.

Mungkin, bagi kalian yang menginginkan identitas anonim, atau tidak diketahui, atau memiliki hobi untuk berganti-ganti e-mail, tetapi e-mail lama tetap bisa masuk, bisa menggunakan metode ini. Kali ini, saya akan menjelaskan cara forwarding e-mail menggunakan Gmail.

1. Buka/Sign-in alamat e-mail yang utama,
2. Pilih lambang pengaturan (bergambar gir),
3. Setelah membukanya, pilih "settings" untuk masuk ke pengaturan,
4. Pilih menu "Forward a copy of incoming mail to", masukkan alamat e-mail yang ditujukan untuk forward e-mail,
5. Kemudian akan muncul kotak dialog untuk mendapat kode konfirmasi. Tekan tombol "Proceed",
6. Buka inbox e-mail kedua, kemudian copy kode konfirmasi ke alamat e-mail utama, atau klik link konfirmasi di alamat e-mail kedua
7. Dan akhirnya selesai.
Akhirnya, anda bisa menerima pesan dari akun utama, dan dapat membacanya di alamat e-mail kedua tanpa diketahui.


Dan akhirnya, saya akan akhiri artikel saya ini sampai di sini. Saya harap artikel ini bisa berguna untuk anda sekalian. Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada kesalahan, daaan sampai berjumpa lagi di blog saya selanjutnya ^-^

Thursday, March 28, 2019

Perkenalan Diri

Hai teman-teman! Saya adalah manusia pembuat Normies' Blog. Ya, seperti biasanya, saya baru pertama kalinya membuat blog, jadi alangkah baiknya saya memperkenalkan diri :>

Nama saya Primus dan saya adalah seorang anak didik dari SMP 1 Kudus. Saya lahir di Kudus, tanggal 5 bulan 6 tahun 2005.

Semua manusia pasti memiliki hobi, termasuk saya. Hobi saya ialah mendengarkan lagu, dan bermain laptop. Seperti anak laki-laki biasanya, saya menggemari suatu hal yang yang sudah sangat umum, yaitu otomotif. Saya juga menyukai lagu tentunya, karena hampir setiap hari saya mendengarkan lagu, yang tentunya adalah lagu jazz, dan kerabatnya, yaitu lofi music (low-fidelity music)

Biasanya, anak laki-laki pada umumnya menyukai bidang pelajaran yang banyak menggunakan fisik. Ya, pastinya adalah olahraga, namun tidak bagi saya. Saya lebih menggemari pelajaran IPA daripada olahraga.

Jadiiiii, ya begitulah. Itu adalah perkenalan saya. Mon maaf kalau ada kesalahan, okeh?

See ya next time ^-^